mau band kamu ada disini? atau lagumu dishare disini? GRATIS....!!! buat anak band yang dah punya lagu sendiri n pengen dishare ke temen-temen laen, disini tempatnya...

ikuti aturan mainnya:
1. kirimkan lagu jadi dengan audio mixing yang normal dilengkapi dengan profil band via email ke: deditsabit@gmail.com
2. beri judul emailnya dengan nama "BAND"
3. konfirmasikan pengiriman via chatbox yang tersedia di sebelah kiri
4. ditunggu hingga proses penyuntingan selesai untuk diluncurkan...

jika ada perubahan dengan lagu, data atau lagunya tidak ingin dipublikasikan di blog ini lagi, segera hubungi admin, atas kerjasamanya kami sampaikan terima kasih dan salam tiga jari untuk mengharumkan citra musik Indonesia...

Photobucket

Showing posts with label modul. Show all posts

Post

Tata Cara Rekaman Vokal Bagi Pemula

Rekaman vokal, tracking, take, recording atau apapun namanya bagi pemula merupakan hal yang sulit. terutama bagi pemula yang belum pernah rekaman vokal, maka ada yang namanya rambu-rambu dasar rekaman vokal disini. sebagai seorang pemula, gw mencoba menjabarkannya secara sederhana disini, berbagi ilmu bagi mereka yang menginginkan hasil rekaman yang cukup oke.


Ada 4 komponen utama dalam rekaman vokal, mik, audio processor, komputer yang cukup baik serta software rekaman, oke, kita semua tahu bahwa rekaman vokal itu menggunakan alat yang bernama mikrofon.ini contoh alatnya :





Nah mik vokal tuh ada 2 jenis secara umum, dinamik dan kondenser. biasanya buat rekaman kita pake kondenser, karena mik ini sifatnya sensitif, mik ini menangkap frekuensi lebih lebar dengan sensitif. maka seluruh karakter sinyal terekam dengan lebih baik, biasanya mik ini ditenagai oleh baterai ataupun phantom power 24V yang didapat dari audio processor.


Mik dinamik lebih banyak digunakan sebagai mik “lapangan”, mik panggung. tidak ditenagai tenaga tambahan seperti baterai dan phantom power. mik ini biasanya dilengkapi dengan semacam kompresor sehingga bisa “mengerem” sinyal yang masuk berlebihan sehingga karakter sinyal keluarannya lebih “rata”.

Peralatan yang tidak kalah penting lainnya adalah audio processor atau soundcard atau audio converter. dari sinilah mik kondenser yang kita pakai rekaman tadi mendapat suplai tenaga tambahan, dan fungsi utama adalah memproses segala sesuatu sinyal audio yang masuk ke dalam komputer. kalau komputer kita masih memakai soundcard standar yang built up di komputer maka kita akan memiliki keterbatasan dalam pemrosesan audio dan mengakibatkan kinerja komputer yang berat dan kurang optimal. audio processor yang kita gunakan sebaiknya berbeda dengan soundcard untuk gaming. ini contoh alatnya :



Setelah kita punya alat mantep ini tinggal komputer yg oke, untuk itu kita sebaiknya punya komputer dengan spesifikasi yang lumayan, pentium4 lah 2.00 GHz, ram 1Gb. Setelah itu software rekaman, biasanya saya pakai Sonar 6 producer edition, okeh setelah ini kita akan lanjut ke teknik2 dasar rekaman, jarak mulut kita ke mik harus dipertimbangkan, jangan terlalu dekat, jangan terlalu jauh, hal ini akan berakibat respon frekuensi yang akan timbul, ini contoh dari respon frekuensi dari mik sennheiser MD 421 (all purpose mic) :




Agak terlihat kurang jelas, tetapi dari gambar, mik ini menunjukkan variasi respon frekuensi terhadap jarak mulut ke mik, terlihat pada frekuensi rendah (50-300 Hz) pada jarak antara mulut dan mik yang makin jauh maka terlihat penguatan sinyal pada rentang itu akan lemah, bahasa sederhananya, suara nge-bass kita akan kurang menggigit, yah normalnya kira-kira sejauh 5 cm lah, untuk mendapatkan respon frekuensi yang rata. kalau terlalu dekat maka penguatan sinyal akan berlebihan sehingga akan terjadi pecahnya suara. sebenarnya jarak ini tergantung pada keras lemahnya suara yang kita keluarkan, biasanya jika suara yang kita keluarkan saat rekaman misalnya pada suatu bagian lagu menuntut kita agar mengeluarkan suara yang keras maka kita sebaiknya menjauhkan jarak mulut kita ke mik agar suara tidak pecah tetapi hal ini berakibat berkurangnya kekuatan sinyal pada frekuensi rendah. pada akhirnya tergantung pada pengalaman rekaman vokal, makin sering kita rekaman vokal maka kita akan semakin memahami karakter mik yang kita gunakan, karena karakter respon frekuensi setiap mik pasti berbeda.

Usahakan proses rekaman dan hasil yang diinginkan dirancang pada saat rekaman, bukan pada saat pemrosesan, misalnya karena jarak antara mik dengan mulut terlalu jauh ternyata keluaran sinyalnya terlalu “cempreng” dalam hal ini frekuensi rendah kurang tertangkap oleh mik karena jarak terlalu jauh, lalu untuk menambah frekuensi rendah tersebut kita mengaturnya lewat equalizer yang ada pada software, ini akan berakibat adanya rekayasa sinyal.

maka intinya lakukan persiapan sematang mungkin, karena akan lebih baik jika sinyal suara kita tidak banyak di’macam-macami’ di software, akan lebih sempurna jika anda tidak mengutak-atik sinyal suara yang telah anda rekam pada software, tetapi hal ini pada umumnya tidak mungkin karena kita lebih senang menambah berbagai macam efek seperti equalizer, kompresor, dan reverb agar hasil rekaman kita lbih cantik. jadi rekamlah suara anda sebaik mungkin pada jarak yang sebaik mungkin sehingga tidak banyak ditambahi efek di software yang pada akhirnya mengurangi ‘kealamian’ suara kita. intinya buatlah se alami mungkin.

Yup selamat mencoba semoga berguna!



Post

BelaJar Menjadi Manager Band

Dibalik kesuksesan sebuah band (terkenal dan kaya maksudnya!!!), ada sekelompok pendukung band tersebut yang juga menjadi salah satu bagian penting dalam meraih kesuksesan. Adalah manajemen band (management band, inggrisnya!). Kok bisa? Mari kita belajar bersama!!!

Apa itu manajemen band? Adalah sebuah organisasi yang mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan band, seperti kontak artis, promosi artis, equipment artis, dll. Manajemen Band dapat disebut sebagai organisasi karena didalamnya terdapat susunan/ hierarki jabatan atau job deskripsi tertentu pada setiap orang yang bergabung dalam manajemen tersebut. Adapun beberapa susunan jabatan dan Job Deskripsinya adalah:

1. Head Manajer : Orang yang bertugas merancang, mengatur, dan melaksanakan rencana ke depan sebuah band, dan bertanggung jawab terhadap band tersebut.
2. Road Manajer : Orang yang bertugas membantu head manajer, mengatur ketika berada di lapangan / sebuah event.dan bertanggung jawab terhadap kelancaran dan kebutuhan artis ketika melakukan sebuah pentas.
3. Stage Manager : Orang yang mengatur segala sesuatu kebutuhan artis ketika akan pentas di panggung, dan juga bertanggung jawab pada kelancaran jalannya pentas artis dipanggung dan dibantu oleh crew equipment.
4. Crew Equipment : Orang yang bertugas mempersiapkan segala sesuatu peralatan yang digunakan oleh player band, jumlah crew tergantung banyaknya equipment yang digunakan artis.
5. Sound Engginer : Orang yang bertugas mengatur harmonisasi sound system yang dihasilkan oleh band pada sound out panggung, maupun sound out utama. Sound engginer standartnya ada dua yaitu sound system panggung, dan sound system utama.
6. Dokumentasi : Orang yang bertanggung terhadap dokumentasi band.

Susunan diatas merupakan adalah susunan minimal dari sebuah manajemen band. Susunan akan bertambah jika intensitas manggung band semakin tinggi dan semakin terkenal, dan juga job deskripsi juga semakin banyak.

Dalam sebuah manajemen, Head Manajer atau manajer utama atau orang bisa menyebut dengan manajer thok, menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap kemajuan artis. Kemajuan artist tidak hanya diukur dengan banyaknya band manggung, namun salah satunya juga diukur dengan dikenalnya band melalui berbagai bentuk promosi, seperti dalam bentuk profil band, Video Profile, stiker, poster, friendster, website,dll.

Menjadi seorang manajer tidaklah sulit, asalkan mau belajar, belajar melalui buku maupun teman. Seorang manajer gak harus kaya, punya banyak kenalan, namun sikap sosial dari manajer band mutlak diperlukan. Tulisan diatas mungkin hanya bisa menjadi pembuka bayangan tentang manajemen band, untuk selanjutnya mari belajar menjadi manajer band!!!


Post

Rekam Musikmu Sendiri (1): Mengenal Audacity

Asiknya Rekaman Sendiri dengan Audacity
 Oleh: Ardian Perdana Putra

Suka bernyanyi? Suka iseng menulis puisi atau lirik lagu? Suka bereksperimen dengan instrumen musik? Punya band tapi bingung bagaimana memulai rekaman dengan dana yang terbatas? Jangan bingung. Dengan beberapa alat sederhana dan software opensource Audacity, kita bisa menyulap sebuah PC menjadi studio virtual dengan dana minim. Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya kita memulai langkah kita untuk menjadi seorang musisi dengan merekam lagu kita sendiri.

Audacity adalah software opensource untuk merekam materi audio, mengeditnya serta menyatukannya melalui proses mixing sehingga menjadi sebuah karya audio yang utuh. Definisi 'free' yang dibawa oleh software ini tidak terbatas hanya bebas dari segi harga (free = gratis) tetapi lebih jauh lagi bebas yang dimaksud adalah kebebasan dalam mengungkapkan pemikiran dan ekspresi (free = freedom = kemerdekaan). Seperti diungkapkan dalam situsnya "Free software gives you the freedom to use a program, study how it works, improve it and share it with others.". Hal ini menjadi salah satu keunggulan dari Audacity yaitu bersifat cross platform yang membuatnya tersedia untuk berbagai sistem operasi mulai dari Mac OS, Windows, GNU/Linux dan sistem operasi lainnya (jika ada yang ingin mengembangkan). Sourcecode tersedia secara bebas untuk dipelajari, dimodifikasi dan dikembangkan, selama tetap menjaga lisensi opensource-nya.

Meskipun gratis, Audacity menawarkan berbagai fasilitas rekaman yang tak kalah dengan software berbayar populer seperti Sonic Foundry dan Cakewalk. Kita bisa melakukan rekaman dengan fasilitas multi-track. menyuting hasil rekaman, menambahkan efek suara, hingga proses mixing dengan mudah. Hasil akhirnya pun bisa kita konversi ke beberapa format populer seperti WAV (standar windows dan master rekaman), MP3 (universal) dan OGG Vorbis (standar linux). Hasil rekaman yang kita hasilkan dapat kita gunakan untuk membuat demo album ke perusahaan rekaman atau dapat langsung kita publikasikan secara independen baik sebagai materi fisik dalam bentuk CD atau via internet.

Biasanya band-band amatir merekam musik latihan mereka di studio secara live. Tentunya hasil yang diperoleh amat sulit untuk mencapai hasi sempurna karena ketika ada kesalahan disalah satu personil akan merusak keseluruhan lagu. Dengan merekam secara multitrack ini kita bisa menyatukan beberapa sampel suara yang direkam secara terpisah dan dimainkan secara paralel dalam satu lagu. Cara ini dapat meningkatkan kualitas hasil rekaman karena jika ada kesalahan saat salah satu instrumen direkam, hasilnya masih bisa disuting dan diperbaiki sehingga bagian yang cacat tersebut tidak mempengaruhi hasil rekaman secara keseluruhan.

Rekaman secara multi-track ini memungkinkan kita untuk membuat rekaman dengan format full band , choir (paduan suara) atau bahkan sebuah Orkestra sekalipun. Sayangnya, rekaman secara multitrack di studio biayanya lumayan mahal untuk sebagian kalangan. Audacity bisa menjadi solusi bagi mereka yang memiliki dana terbatas. Anda bisa merekam sendiri instrumen-nstrumen yang anda butuhkan dalam lagu anda, melakukan eksperimen-eksperimen dengan komposisinya, kemudian menyatukannya dalam lagu anda, dengan biaya lebih murah. Anda juga bisa memodifikasi track audio anda misalnya dengan menghilangkan bagian yang tidak perlu, meninggikan/menurunkan volume suara pada bagian tertentu, menambahkan berbagai efek suara sehingga kualitas musik hasil rekaman anda menjadi lebih berwarna.

Tentunya hasil rekaman anda tidak langsung instan sebaik band-band terkenal, tapi dengan tampilan simpel dan user-friendly yang dimiliki Audacity anda akan lebih cepat belajar. Anda hanya perlu sering-sering bereksperimen, banyak mencoba dan memulainya sendiri, siapa tahu mungkin itu jalan anda untuk menjadi seorang musisi legendaris indonesia. Bagaimana? Anda mulai tertarik untuk mulai merekam musik anda sendiri? Anda bisa mengunduh program gratis ini disitus resminya DISINI. Sebagai contoh, anda bisa mendownload dan mendengarkan beberapa lagu yang telah saya rekam sendiri DISINI.



Post

Tips Membuat Lagu Yang Bagus

Dengan banyak munculnya band-band ditanah air, tentunya loe harus punya sesuatu hal yang menarik, unik dan lain dari pada yang lain, baik itu lagu ataupun performance. Nah dengan begini band loe akan jd keren and beda banget.



Sebenarnya gak ada aturan baku dalam bikin lagu, asal loe ngerti dulu form2 yg umum dipake.. biasanya Bait+Reff, bisa juga ada bridge atau bagian2 lainnya, ngerti time signature yg umum dipake, .. tapi itu tidak mutlak, gunakan saja imaginasi loe.


Berikut beberapa tips cara membuat lagu yang baik :


1. Be Creative..!! jgn dulu dipusingkan dengan kemungkinan bisa sama dengan lagu lain.. Just do it.. setelah selesai.. baru direview.


2. Coba dengarkan musik sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, loe akan memiliki banyak referensi untuk modal membuat lagu sendiri


3. Biarkan lagu itu menceritakan isi hatimu yang ingin loe ceritakan ke orang/ke diri sendiri..(musik tuh harus punya nyawa).

4. Cari tau sampe dimana tingkat musikalitas loe…mencoba membuat lagu.. lalu mengkategorikannya ke dalam musik2 yang berada di sekitar loe! apakah loe berada dijalur mainstream atau indie.

5. Jangan miskin tema. Loe bisa ambil referensi dari band atau artis lain.

6. Jangan selalu ngikutin band-band yang udah gede. Komersil bukan berarti loe harus ikut-ikutan band lain. Tapi untuk mulai dari band referensi juga gak apa-apa.

7. Jangan selalu ngikutin lagu-lagu yang lagi ngehits.

8. Kombinasi personil harus ada yang ditonjolkan. Misalnya kalo gitaris loe jago, loe tonjolin sedikit kemampuan gitaris loe.

9. Kalo udah punya musik yang unik, lirik jangan sampai lemah.

10. Jangan berpikir tipikal. Contoh, loe pikirin lagu yang disukai anak2 kuliah itu yang seperti apa yah? Yang disukai ibu-ibu rumah tangga kayak apa yah?

11. Jangan membuat lagu yg terlalu idealis, yang cuma loe doang yang ngerti, ngga mikirin orang lain.

12. Jangan sekali-kali mengartikan lagu bagus itu sebagai lagu yang dipenuhi berbagai instrumen. Cuma dengan gitar pun lagu bisa terdengar bagus. Ingat, bagus bukan berarti rame. Bukan juga berarti juga kaya bunyi.

13. Jangan takut mendengar kritikan orang pada lagu loe. Kritikan itu justru bisa dijadikan modal untuk membuat lagu loe menjadi bagus. [aa/berbagai sumber]




Post

Trik Membuat Lagu

1. Skill Musik yang terlatih
 Jelas, skill musik merupakan faktor utama dalam menciptakan lagu. Bagaimana bisa orang yang bernyanyi saja sumbang bisa menciptakan sebuah nyanyian lagu yang merdu? Atau minimal si musisi mengerti nada-nada musik yang bisa dia mainkan di piano, gitar, dan sebagainya.

Perlu waktu yang lama dalam mempelajari musik. Sehingga wajar banyak orang menyarankan untuk belajar musik dari kecil. Tapi sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar musik, jangan pernah merasa telat karena melihat umur, pada intinya kita bemain musik karena memang di situlah jiwa kita sebenarnya.

Jadi, satu hal yang paling penting untuk direnungkan terlebih dahulu sebelum membuat sebuah karya musik adalah, benarkah musik adalah jiwa Anda sesungguhnya? Orang yang belajar musik dari kecil pun tidak dijamin menjadi musisi yang baik, kalau ternyata jiwanya tidak disitu.


2. Mood dan Psikologi

Ada yang beranggapan bahwa musik adalah pelajaran psikologi. Setiap karya yang kita buat benar-benar mencerminkan siapa kita sebenarnya. Musik adalah makhluk yang jujur seperti cermin yang selalu memperlihatkan seperti kita apa adanya.

Oleh karena itu, jangan membuang-buang waktu untuk membuat lagu ketika perasaan hati Anda tidak enak, jangan memaksakan diri. Atur dulu mood anda, baru keluarkan dalam bentuk karya musik. Jika anda dalam keadaan senang dan bangga pada diri anda, maka lagu yang terciptapun akan menyenangkan dan membanggakan buat diri anda. Begitupun sebaliknya.


3. Lingkungan

Lingkungan sangat erat berhubungan dengan mood dan psikologi. Tentu saja dengan berada di lingkungan yang menyenangkan anda bisa lebih produktif dalam membuat lagu. Orang yang sedang kasmaran, misalnya, tentu dia bisa membuat lagu yang menggugah perasaan dia. Rasa kasmaran seperti itu timbul dari lingkungan anda yang hasratnya selalu didampingi oleh kekasih tercinta.

Jadi, jika anda seorang seniman sejati, anda harus bisa mensyukuri setiap hal yang terjadi di sekitar anda. seorang seniman memiliki kepekaan yang tinggi dalam mengapresiasikan semua hal yang didengar, dilihat, dan dirasakan.


4. Mendengarkan karya musik orang lain

Ini adalah salah satu bagian yang mutlak harus ada dalam membuat lagu. Lagu-lagu yang kita dengar merupakan inspirasi yang membentuk karakter musik kita, membuat kita memiliki ciri khas yang berbeda dengan orang lain. Hal ini bisa disebut jalan pintas dalam membuat lagu, karena seringnya orang dengan mudah meniru karya lagu orang lain.


Sumber : TRIYUWONO/ Global/ Medan
Edisi : Sabtu, 20092008


cek band/ daerahmu disini:

bali, bandung, bogor, bojonegoro, depok, jakarta, jember, kudus, lumajang, makassar, malang, pamekasan, probolinggo, purwokerto, semarang, situbondo, sumenep, surabaya, tangerang, dll.
supported by deditsabit